Selasa, 10 Januari 2012 - 0 komentar

DZAKWAN ACKHMAD SYAUQI

By" Arya Dwipangga

Dzakwan ,,,Nama yg indah ku berikan.
Kecerdasan Pikiran dalam pola kehidupan
Kelak cahaya nurani mu di jalan kebajikan
Semoga terbenam rasa cinta akhlaq yg mulia.

Kau penerus ku,,,dalam fatwa aksara
Ukir indah setiap aksara yg kau Cipta
Dan ku semat kan nama pelengkap dunia sastrawi
Ackhmad Syauqi,,,Berfatwa dalam Islami

Sanjungan,,,pujian,,,selaras mengalir Kesejukan
seperti air yg mengalir di sebuah telaga
Tak akan pernah surut dalam kekeringan
Kau kan slalu memberikan kesejukan di setiap Dahaga

Dzakwan Ackmad Syauqi,,,,Nama mu.
Tebarkan kebajikan dalam bait aksara mu
prasasti kan jiwa mu dalam akhlaq yg mulia
Bangkit kan satra ,,,yg mulai redup di persimpangan zaman.

* Salam santun yg penuh Cinta dan Damai *
- 0 komentar

RINDUKU MENANTI

By" Arya Dwipangga


Terdiam dalam semak kerinduan
Menatap malam bertabur sang Bintang
Namun Purnama,,,,redup tertutup awan kelam
Angin malam merasuk jiwa hingga terdalam

Di dalam penantian hati ku merindu
Mengharap,,,,jelma kasih datang  disini
Menata Asmara di ujung Nirwana
Bangun istana cinta berdinding asmara

Rindu ku kini hanya di ujung malam
Meniti gelap dalam sebuah penantian
Kasih ku kini hanya dalam benak khayalan
Yg hanya datang dalam sebuah impian

Sampai kapan ku menunggu Cinta mu datang
Hingga kini ku terbaring beralaskan penderitaan
Ku pejam kan mata,,,,tak mampu menatap nyata
Sebelum kau hadir  datang menyapa.


* Salam santun yg penuh Cinta dan damai *
Rabu, 28 Desember 2011 - 0 komentar

** NURANI PUJANGGA **

By" Arya Dwipangga

Kekasih,,,yakin kan lah hati mu
Agar dapat merasuk cinta ku
Percayalah akan ketulusan dan kesetian ku
Walaupun banyak bidadari di sekeliling ku

Disini ku berdiri dengan satu Cinta
Bertaruh segenap jiwa raga demi Bahagia
Bukan mengumbar Rasa bersama fatwa
Walau pun terkadang ku harus menelan lara

Kata demi kata ku rangkai menjadi aksara
Nurani jiwa ku lukis indah bagai pujangga
Aku bukan lah seorang penakluk Cinta
Dengan memikat kaum hawa dengan bait bait Cinta.

Aku hanya insan pengagum sastra
Jangan kau curiga aku tlah mendua
Kubur bimbang mu dalam puisi Cinta
Bahagia kan datang bersama semi nya Cinta kita.

* Salam santun yg penuh Cinta dan Damai *
Sabtu, 24 Desember 2011 - 0 komentar

GARIS CINTA LAMA

By" Arya Dwipangga

Ketika Cinta hadir dalam hidup ku
Serasa mewangi semerbak ranum nya bunga
Terhias  jiwa yg sepi di dalam taman Hati
Menggelora buaikan asa menyapa Sukma

Garis cinta di masa yg silam
tercoreng,,,nokhtah kesucian Cinta
Ku teguk setes perangai Cinta yg silam
Belerai sudah Cinta ku kian mendalam

Cinta ku,,, kini pupus dan sirna dalam kenangan
Mentari memang masih yg lama
rembulan terpancar cahaya sama seperti yg dulu
tapi Cinta ini tak sama seperti garis pendahulu ku

Harus kah Cinta ku terkubur bersama bayangan
Menanggung beban,,,korban dari sebuah perasaan
raga ku terkulai di atas tikar penderitaan
Bersama Cinta redup rasa  dalam bayangan gulita.


* Salam santun Yg penuh Cinta dan Damai *
- 0 komentar

22 NOVEMBER 2011

By" Arya Dwipangga

Ditengah pekat nya malam yg sunyi
Angin malam pun mulai menusuk tulang rusuk
Terdengar rintihan sakit yg memilukan
Jihad Fissabillilah,,,berjuang dalam kodrat nya

Rintihan kesakitan yg tak terbayang kan
Istri ku berjuang dalam proses persalinan
tetesan keringat becampur air mata
melekat kuat di sekujur tubuh nya

Tak kuasa ku mendengar rintihan nya
tak tega melihat nya terbaring  kesakitan
Hanya Do'a yg bisa aku panjat kan
Berharap kekuatan dan keselamatan

22 November 2011,,,,
Saat malam mulai berlalu dari kesunyian
terdengar indah kumandang Adzan Shubuh
serta seiring suara tangisan si Kecil  keluar dari alam Rahim

Anak ku,,,,telah lahir.
Lepas lah belenggu rasa yg menyelimuti
Amanah hakiki,,,penutun syurgawi
Untuk ku di akhir hayat nanti.


* Salam Santun yg penuh cinta dan Damai *
Jumat, 23 Desember 2011 - 0 komentar

PELANGI KU

By"  Arya Dwipangga

Rintik parlahan hujan terhenti
Sang cahaya Alam mulai redup dengan Senja nya
Ku duduk sendiri dalam tepian Rasa
Menatap pelangi jingga di upuk Senja.

Butir pasir putih di tepi pantai
Ombak menerpa balut kan lara
Karang hati rapuh,,,terkikis Nestafa
Jiwa merana luka karena Cinta

Pelangi,,,Indah mu hanya sesaat
Rona mu memudar dalam sekejab
Berlalu nya dirimu,,,mengantarku dalam kegelapan
Bertahta sunyi,,,,berteman kan sepi

Kuberharap pada sebuah mimpi
yg dapat menemani ku hingga pagi
Walau pun tak kan pernah ku dapat Cinta sejati
Ku yakin ,,, mimpi kan menghadir kan Bidadari.


** Salam Santun yg penuh Cinta dan Damai ** 
- 0 komentar

RINDUKU TAK BERTEPI

By"Arya Dwipangga


Kuntum mawar dalam taman
Tersibak nestafa kala kekeringan melanda
Tandus gersang dalam jiwa ini
Mata air cinta,,,,pupus terbendung angkara

Putih cinta,,, berselimut luka
Luka cinta karna tak bersua
Langit dan bumi saksi hati ini
Angin malam penyampai rindu ini.

Cinta ku dalam cobaan Nya,,,
Tak kan lelah ku meniti pijar ke Agungan Nya.
Bersama ayat Nya ,,,ku terangi  jiwa ini
Dan ku percaya akan Taqdir dari tangan Nya.

Walaupun air mata tak henti menetes
Menahan kesedihan cinta yg tak berpijak
Bersama iman ku,,,kan ku jaga cinta ini
Kurengguk secawan madu dari syurga”

Wahai pemilik cinta,,,,,
Bila dunia ini bukan tempat cinta ku berpadu
Satu kan lah aku dan Dia di syurga nanti.


** Salam santun yg penuh Cinta dan Damai **
Rabu, 14 Desember 2011 - 0 komentar

MAWAR KU BERDURI

By" Arya Dwipangga.

Ingin ku petik mawar di Taman
Sangat indah nian nan mempesona
Namun duri tajam tersembunyi
tertusuk jari ,,,lukai hati

Sungguh anggun Wajah nan alami
Terpancar Cahaya  dari aura mu
namun itu tak akan dapat aku miliki
seperti mawar yg tak dapat aku jamahi

Biar kan anggan berbuah impian
Yg tak akan nyata dan Bertahta
Biar kan lah pelangi membentang di Hati
Walaupun tak akan ada sang Bidadari

Mengharap nyata tak ada Daya,,,
Mengharap Cinta yg tak dapat di raba...
Biar kan jiwa  memendam kan Rasa,,,
Gelora Cinta bertabur kan Nestafa.

** Salam Santun yg penuh Cinta Dan Damai**
########################################
- 0 komentar

FATWA AKSARA

*By"Arya Dwipangga.

Derita hati menusuk Sukma
Menanti Cinta singgah dari kelana
Perjalanan yg telah terlalui
Pijakan kaki penuh dengan misteri

satu langkah ukir kan satu kata
Merangkum jiwa dalam bait nyata
Perjalanan Hidup mencari cinta
Kesucian aksara balut kan jiwa

Bertahta pena sanjungan penuh Cinta
Berfatwa liar mencari Kata

Terkadang Alam tertawa dalam memandang
Isyarat Hati di jadi kan Paduan.

** Salam Santun yg penuh cinta Dan Damai **
Selasa, 06 Desember 2011 - 0 komentar

*** SAHABAT ***

By" Arya Dwipangga

Kepergian mu tinggal kan kenangan
Terlintas sesaat,,,canda gurau mu
Hadir datang kala ku sendirian

Sahabat,,,,
Kini kau baring kan jiwa mu
Kau bawa Ceria mu dalam kesunyian
Tak bisa lagi ku berbagi cerita
mengisi hari meniti senja


 
Sahabat,,,
 kau pejam kan mata,,,terbangkan jiwa
Kau pergi dalam iringan do'a
Uraikan Air mata kami disini semua
melepas pergi,,ikhlas dalam duka.

Tenang lah dirimu di sana
jelajah bahtera menuju syurga
tak ada lagi fatwa bersenada
mengisi ceria nya Dunia.

** SALAM SANTUN YG PENUH CINTA DAN DAMAI **
Jumat, 02 Desember 2011 - 0 komentar

*** BERLAYAR DERITA ***


By" Arya Dwipangga


Ingin ku,,,berlabuh di tepian
lelah jiwa berlayar tanpa Nahkoda
Ombak kian hari,,,kian menerjang
Terpapah jiwa dalam ke gundahan.

Sulit berpijak pada daratan
Hidup terombang ambing di tengah lautan
Tanpa arah,,haluan dan tujuan.
memaksa jiwa berlayar di Kegelapan.

Entah sampai kapan aku kan bertahan
Jalani Hidup yg penuh Ujian.


Angin tak mengerti Derita ku,,,,
Ombak menghempas ku,,,dalam tegak
Badai menghujam tanpa Usai,,,
Derita ku kini semakin Berantai.


** Salam Santun yg penuh Cinta dan Damai **
- 0 komentar

*** PUISI UNTUK DINDA ***




By" Arya Dwipangga


Asmarandana Kidung dalam Cinta
Fatwa pujangga hias alam nirwana
Nari Ratih,,, puspita dalam jiwa
Dwi pangga,,, semat kan dalam cinta

Tinggi gunung , setinggi Cinta ku
Luas Samudra  hamparkan Rasa rindu
Gelora jiwa mengalir dalam Blukar nya
Semak Rasa,,,Intip dalam balutan jiwa

Dwi pangga ,,,Pemuja cinta
Lantun kan aksara penuh Cinta
Sang Bidadari isi dalam Fatwa
Nari ratih,,, Bungkam gelora jiwa

Kicau burung,,,Mengiring rasa
Bangkit kan gairah sukma di jiwa
Untuk mu Dinda,,,Kanda berfatwa
Syair rindu,,,Cinta yg menggelora.

** Salam Santun yg penuh Cinta dan Damai **

- 0 komentar

*** PESONA CINTA ***

By" Arya Dwipangga
Ayu raut wajah mu Dinda
Laksana kuntum Bunga setaman
manis bibir mu ,,kala kau tersenyum
Sibak gairah dalam junjungan Cinta

Pesona mu paut kan hati Kakanda
Jiwa menyepi sirna dalam Cinta

Agung dalam Kata,,,
Indah dalam Bahasa,,,
Tutur sapa yg penuh Manja.

elok pelangi jingga di ufuk barat
jalinan kasih buai penuh isyarat
Pujangga Alam bertuah dalam Fatwa
Agung kan cinta puisi dalam bahasa.


** Salam santun yg penuh Cinta dan Damai **
Senin, 28 November 2011 - 0 komentar

*** BERPALING RASA ***


By" Arya Dwipanga

Pelangi senja mulai sirna
seiring terbenam sang mentari
Kala malam mulai menggantikan
Tabur pilu duka menyelimuti.

Malam ku,,,kini menyendiri
meratap rasa berpaling kan lara
kau anggap aku yg tak setia
Berpaling Cinta pada purnama.

Kini kau balas luka karna Cinta
Kembali pijak pada Bunga lama
pergi dan berlalu tanpa Kata
Nestafa jiwa kini yg aku Rasa

Tak akan lagi aku mengharap Cinta
Datang kembali,,, sinari jiwa
Kan ku kubur asa nestafa lara
Getir harap tiada Daya .

** Salam Santun yg penuh Cinta dan Damai **
Kamis, 17 November 2011 - 5 komentar

**** TITISAN ARYA DWIPANGGA ****

By" Arya Dwipangga.



Jelma kasih dalam tautan cinta
titisan datang mengganti kisah yg usang.
Syair Berdarah,,,,dalam kisah nya
pertikaian hati coretan dalam asmara.

Dawai cinta,,, bersenandung Rembulan.
Pujangga cinta, rebah dalam tidur nya
datang pengganti terus dalam cerita.

Panji ku,,,,, datang mengisi Dunia.

 Ikrar cinta pangeran pujangga
mengukir hidup, jelma dalam cinta.



Berkelana  jelajah dalam istana cinta
sebar kata makna dalam aksara.
Agung kan cinta syair dalam mantra.


Arya Dwipangga,,,, Pujangga dalam cerita.
Panji Ketawang ,,,, Lahir , jelma cinta sang Pujangga.


****  Salam santun yg penuh cinta dan damai  ****
- 0 komentar

** TENTANG KEMATIAN **


************************
By" Arya dwipangga


Perlahan nafas tersenggak,,,
mata terpejam,,,bayang gelap berselimut
sesaat ajal menjemput.

terlepas sudah,,,,semua beban duniawi.
terputus sudah,,,, dengan insan yg bernafas.
hanya tiga bongkahan bekal yg dapat kita bawa.

seberapa banyak kah amal kebajikan kita
mampu kah ia menjadi jembatan
sidrotul muntaha,,,,kelak.

seberapa banyak kah ilmu yg kita punya
apakah ilmu yg kita dapat menuntun kita
pada jalan kebenaran atau kesesatan.

berapa generasi penerus kita,,,,,seberapa banyak kah.
mampu kah kita membimbing nya
agar kelak mereka menjadi anak yg sholeh dan sholehah.


ketika mata kita,,,tertutup menghadap kematian
ketika jasad kita,,, terbujur kaku
ketika bumi ini,,,siap menghimpit tubuh kita
tak terbayang kesendirian merajam,,,
dan saat perhitungan telah di mulai.

perlahan,,, timbunan tanah mengubur kita
tak ada gerak,,,tak ada ucap yg dapat kita lakukan.

saat langkah ketujuh,,,,
saudara kita meninggal kan kubur kita
terbuka lah dinding kubur kita.
sang malaikat menyambut kita ,,,
dengan hujaman pertanyaan.

mampukah ,,,lisan kita menjawab akan semua nya
karna di sana,,,tak ada lagi kata yg bisa terucap.
hanya tangan dan kaki kita sbgai saksi
yg akan menjawab nya.


di keheningan malam,,,,,yg sunyi.
rumah kubur kita hanya di hiasi
kicau burung punguk malam.
di selang semilir angin bernada
lolongan anjing-anjing malam.

tak ada lagi teman di sana,,,,
tak ada tawa atau pun canda.
hanya ketiga bongkahan bekal,,,
yg dapat menyelamat kan kita.



******* arya dwipangga *******

sadari lah sahabat,,,,tentang kematian kita.
karna kematian itu sesuatu yg sangat dekat dengan kita
sesuatu yg akan menjadi nyata.

*** salam santun,,,,penuh cinta dan damai ****



- 0 komentar

**** RISALAH PENYAIR ****

By" Arya Dwipangga


seperti angin ku menghampiri mu.
seperti awan ku meneduh kan siang mu.
bait sajak,,,,syair dan puisi
aku hadir di tengah ke galauan hati mu.

aku hanya insan bertahta,,,,,
coretan bertinta kan cinta,,,,

ayat cinta ku lukis indah dalam kertas nya jiwa.
kau terhiba larut dalam indah syair ku.
buai asa mu masuk dalam relung
hati yang terpatri.

lupa mu,,,,,
mengisah kan spnggal luka pada bintang mu.
khilafmu,,,,,
membakar kecemburuan pada yg mengisi indah hari mu.

Salah kah aku,,,,,
akan setiap kalimat syair ayat cinta ku.
Dosa kah aku,,,,,
yg menggambar kan relung hati para mereka.
Nista kah aku,,,,,
yg memberi ketentraman hati sang hawa.

apakah setiap ikatan,,,,,
berujung pada tali kasih.
apakah sahabat,,,,,
bukan ikatan tali kasih dari cinta.
sadari lah malam,,,,
kau tak kan indah tanpa purnama menghias mu
jangan karna ego
kau pecah kan karang di lautan
yg menyibakan luka akan orang yg pernah berlabuh
di pelabuhan cinta mu.

** Salam Santun yg penuh Cinta dan Damai**
- 0 komentar

** PUJANGGA HATI **


***************************
By"Arya dwipangga


Petuah cinta dalam ajungan pusaka
keris cinta menggores luka dan lara
kerajaan cinta,,,,,
penuh dengan kedukaan.
Bunga istana terhempas binasa


gelap nya hati dalam rongga jiwa
mengedap pilu,,,,sukma meredam kasih
jemawa cinta hadir,,,,
membawa angan sejuta kata.
mengisi pusara" hati tengah kosong.


pujangga tahtakan mahkota
coretan kata lukis kan jiwa
kerajaan hati terbangun kembali
permaisuri hati tersenyum angan nya kembali

 
teratai,,,,mawar,,,,,melati,,,,,
sematkan wangi ,,,mengisi dalam puisi
mengajak kembali,,,
permaisuri hati nya memapah diri.



*********** arya dwipangga  ************

"salam santun,,,yg penuh cinta dan damai"
*******************************************************

Senin, 14 November 2011 - 0 komentar

**** PANGERAN KU ****


By" Arya Dwipangga


Gemuruh angin kan menyapa mu
Kicau Burung lantun Aksara Dalam Nada
Fatwa Pujangga sambut Agungkan Cinta
Bahasa jiwa,,,Tuang dalam Cerita


Menghitung hari dalam menanti
Sukma bergetar,,,Raga dalam Ikhtiar
Kecamuk Hati cemas kan akan Dirimu
Harap selamat,,, Raga keluar dari Raga.

Penerus jiwa semat kan Fatwa pujangga
Kidung Asmara senandung dalam Cinta.
Guratan Rasa  Fatwa dari Sang Raja
Mahkota Pusaka temurun dari Istana.


Wahai,,,pangeran Pujangga.
Lelah nya Diri ku dalam Menanti
Hadir Mu ,,, bisikan semangat hidup Ku
Kau Mahkota dalam Istana Ku.

Kerajaan Cinta dalam Naungan Rindu
Menunggu Waktu yg kian terus Berlalu.

***  Salam Santun yg Penuh Cinta dan Damai  ***

- 0 komentar

***** NESTAFA DALAM CINTA *****


By" Arya dwipangga.


Perangai cinta dalam luka
nestafa hati berkabut derita
raga terwujud tanpa tawa
gelisah meronta padam kan pijar cinta


meniti raga,,, bertemu sukma
lelah jiwa menyusuru fatwa
keagungan jiwa yg aku damba
hilang sirna tak bertahta


pekat sunyi malam tanpa bintang
semilir angin redup kan lentera jiwa
purnama resah tertutup awan kelam
tinggal tetesan air mata mengaliri jiwa

pedih luka bersemayam dalam asa
sesat jiwa ku kini tanpa cinta
cinta ku berlabuh di dermaga rasa
rasa yg mati,,,tinggal puing derita.


***  salam santun yg penuh cinta dan damai  ***